Bukan Soal Beritanya, Jurnalis Bulukumba Persoalkan Serangan Pribadi di Facebook

SimpulNusantara.com_Bulukumba, Jurnalis RubrikNews.ID, Muhammad Irwan, resmi mengadukan pemilik akun Facebook Jenaka Jenaka ke pihak kepolisian setelah dirinya merasa diserang secara pribadi melalui unggahan di media sosial.

Pengaduan tersebut berkaitan dengan unggahan di Facebook yang muncul setelah Irwan memberitakan sebuah mobil minibus rute Bulukumba–Morowali yang mengangkut sepeda motor di bagian atap kendaraan.

Sebelumnya, akun Facebook Jenaka Jenaka mengunggah foto Muhammad Irwan yang disertai keterangan yang dinilai menyudutkan dan menyerang dirinya secara pribadi. Unggahan tersebut kemudian dibagikan ke grup Facebook Info Kejadian Bulukumba pada 4 September 2026.

Dalam unggahan tersebut, pemilik akun juga menyinggung pemberitaan yang diterbitkan oleh media online RubrikNews.ID.

Irwan menilai serangan terhadap dirinya tidak semestinya terjadi hanya karena dirinya menjalankan tugas jurnalistik dengan memberitakan kondisi yang ditemukan di lapangan.

Menurutnya, pemberitaan mengenai kendaraan yang membawa muatan berlebih merupakan bagian dari fungsi pers dalam melakukan kontrol sosial, khususnya terhadap hal-hal yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

“Ini bagian dari kontrol sosial. Muatan yang overload seperti itu bukan hanya membahayakan pengemudi dan muatan mobil, tetapi juga pengendara lain,” ujar Irwan.

Atas unggahan tersebut, Irwan kemudian mendatangi Unit Tipidter Satreskrim Polres Bulukumba untuk menyampaikan pengaduan sekaligus meminta bantuan kepolisian dalam mengungkap identitas di balik akun Facebook Jenaka Jenaka.

Pengaduan itu dilakukan Irwan dengan didampingi sejumlah rekan jurnalis. Ia berharap pihak kepolisian dapat menelusuri identitas pemilik akun serta menangani persoalan tersebut secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

“Hari ini kita adukan pemilik akun (Jenaka Jenaka, red), saya didampingi teman-teman jurnalis. Ini kita lakukan untuk mengetahui siapa pemilik akun tersebut,” jelas Irwan usai menyampaikan pengaduan di halaman Mapolres Bulukumba, Selasa (8/9/2026).

Irwan menegaskan, langkah yang ditempuhnya bukan berkaitan dengan kritik terhadap pemberitaan, melainkan karena adanya unggahan yang menurutnya telah menyerang dirinya secara pribadi.

Ia berharap persoalan tersebut dapat diproses secara profesional dan kepolisian dapat mengungkap identitas pemilik akun Facebook tersebut.

Irwan juga menegaskan bahwa pemberitaan yang dibuatnya merupakan bagian dari tugas jurnalistik dan fungsi kontrol sosial pers, terutama terhadap persoalan di lapangan yang berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan dan masyarakat.

Ia pun mengimbau agar setiap keberatan terhadap pemberitaan dapat disampaikan melalui mekanisme yang sesuai, sehingga tidak berkembang menjadi serangan pribadi di media sosial.