SimpulNusantara.com_Bulukumba, Maraknya penggunaan knalpot brong di Kabupaten Bulukumba kembali menuai keluhan dari masyarakat. Suara bising yang ditimbulkan kendaraan dengan knalpot tidak standar dinilai mengganggu kenyamanan warga, terutama pada malam hingga dini hari, Senin (8/6/2026).
Sejumlah pengendara masih terlihat menggunakan knalpot brong saat melintas di jalan-jalan utama maupun kawasan permukiman. Kondisi tersebut membuat banyak warga merasa resah karena suara kendaraan yang keras kerap terdengar saat melaju dengan kecepatan tinggi.
Warga mengaku kebisingan dari knalpot brong tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga mengusik waktu istirahat keluarga. Keluhan ini bahkan disebut telah berlangsung cukup lama dan masih sering terjadi hampir setiap hari.
Salah seorang warga Bulukumba, Andi Erik, mengatakan suara knalpot brong kerap terdengar baik pada siang maupun malam hari. Menurutnya, suara tersebut sangat mengganggu ketenangan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
“Kadang kita lagi santai di warkop, tiba-tiba lewat motor dengan knalpot brong. Bahkan sering juga terdengar tengah malam. Suaranya sangat keras dan membuat kami terbangun dari tidur,” ujar Andi Erik.
Ia berharap pihak kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas Polres Bulukumba, dapat meningkatkan pengawasan dan melakukan penertiban terhadap pengendara yang masih menggunakan knalpot tidak sesuai standar.
Andi Erik juga menyoroti adanya sejumlah komunitas kendaraan yang diduga masih menggunakan knalpot brong saat berkendara di jalan raya. Menurutnya, tindakan tegas perlu dilakukan agar memberikan efek jera dan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat.
“Kami berharap Kasat Lantas Bulukumba segera melakukan penertiban dan penindakan terhadap pengguna knalpot brong. Karena masih sering terlihat beberapa komunitas motor yang menggunakannya saat berkendara. Ini sudah sangat meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Warga berharap upaya penegakan aturan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga ketertiban dan kenyamanan di lingkungan masyarakat Bulukumba dapat tetap terjaga.












