SimpulNusantara.com_Bulukumba, Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyiapkan Jambore Pelayanan Publik Session di Lapangan Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang, pada 21–22 Oktober 2026. Kegiatan ini dirancang untuk mendekatkan berbagai layanan pemerintahan kepada masyarakat melalui pelayanan terpadu yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, lembaga perbankan, serta sejumlah penyelenggara layanan lainnya.
Selama dua hari pelaksanaan, masyarakat akan mendapatkan akses terhadap beragam layanan administrasi kependudukan, kesehatan, sosial, perizinan, hingga perbankan yang dipusatkan di satu lokasi. Melalui konsep tersebut, warga diharapkan dapat mengurus berbagai kebutuhan pelayanan dengan lebih mudah tanpa harus mendatangi kantor instansi yang berbeda.
Ketua Panitia Jambore Pelayanan Publik, Andi Uke Indah Permatasari, S.STP., M.Si., melalui siaran persnya, Minggu (11/10/2026), menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai penyelenggara pelayanan publik untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.
Layanan yang disiapkan meliputi administrasi kependudukan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), pelayanan sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan oleh dokter spesialis dari RSUD, pelayanan BPJS Kesehatan, hingga layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mengikuti dialog publik, serta memanfaatkan layanan perbankan dari Bank Sulselbar dan Bank BNI.
Kegiatan ini turut melibatkan Pengadilan Agama, Kementerian Agama, badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), serta instansi vertikal lainnya.
Jambore Pelayanan Publik di Kecamatan Gantarang tidak sekadar menjadi ajang seremonial dengan menghadirkan berbagai stan pelayanan. Kegiatan ini membawa misi yang lebih luas, yakni mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi langsung antara penyelenggara layanan dan warga.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah konsep perkemahan pelayanan. Sejumlah OPD direncanakan menginap di lokasi dengan mendirikan tenda, sehingga Lapangan Desa Bontomacinna akan menjadi pusat aktivitas pelayanan terpadu selama kegiatan berlangsung.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas instansi sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kendala administrasi, maupun berbagai persoalan pelayanan yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Meski demikian, keberhasilan jambore tidak cukup diukur dari jumlah instansi yang berpartisipasi atau banyaknya fasilitas yang disediakan. Hal yang lebih penting adalah kemudahan prosedur, kecepatan pelayanan, kejelasan informasi, serta kepastian tindak lanjut atas urusan masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk membuktikan bahwa pelayanan terpadu benar-benar mampu menjawab kebutuhan warga secara langsung, efektif, dan tepat sasaran.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba mengajak masyarakat, khususnya warga Kecamatan Gantarang dan desa-desa sekitarnya, untuk memanfaatkan Jambore Pelayanan Publik yang akan berlangsung pada 21–22 Oktober 2026 di Lapangan Desa Bontomacinna.
Melalui siaran persnya, pihak panitia mengimbau masyarakat agar tidak melewatkan kesempatan memperoleh berbagai layanan di satu lokasi. Kehadiran sejumlah OPD dan instansi diharapkan mampu memangkas jarak akses pelayanan sekaligus menghemat waktu masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan.
Selain memberikan kemudahan, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk mengidentifikasi persoalan pelayanan publik serta merumuskan langkah perbaikan ke depan.
Pada akhirnya, keberhasilan Jambore Pelayanan Publik tidak hanya ditentukan oleh kemeriahan acara atau banyaknya instansi yang hadir. Ukuran utamanya adalah manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, mulai dari kemudahan mengurus administrasi, akses layanan yang lebih dekat, informasi yang transparan, hingga penyelesaian urusan yang lebih efektif.
Melalui kegiatan di Lapangan Desa Bontomacinna ini, Pemkab Bulukumba berupaya menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan












