‎PSSI Bulukumba Klarifikasi Sorotan Publik Terkait Absennya Tim Perwakilan Bulukumba di Piala Suratin

SimpulNusantara.com_Bulukumba, Absennya perwakilan Kabupaten Bulukumba pada ajang Piala Soeratin U-15 Sulawesi Selatan menuai sorotan dari sejumlah pemerhati sepak bola.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Umum (Sekum) PSSI Bulukumba, Muhammad Akmal, memberikan penjelasan terkait kondisi yang menyebabkan Bulukumba tidak berpartisipasi pada kompetisi usia muda bergengsi tersebut.

Muhammad Akmal menjelaskan bahwa sesuai regulasi, klub yang dapat mengikuti Piala Soeratin adalah klub yang terdaftar sebagai anggota PSSI Provinsi Sulawesi Selatan. Saat ini, Kabupaten Bulukumba hanya memiliki dua klub yang terdaftar secara resmi, yakni Gabungan Sepak Bola Bulukumba (Gasiba) dan MRC.

Menurut Akmal, kedua klub tersebut tidak dapat mengikuti kompetisi tahun ini. Namun demikian, pihaknya telah membuka ruang bagi klub lain yang memiliki kesiapan untuk berpartisipasi dengan memberikan rekomendasi dari klub anggota yang terdaftar.

“Karena Gasiba dan MRC tidak bisa ikut, mereka siap memberikan rekomendasi kepada klub yang siap mengikuti Piala Soeratin,” ujar Akmal, Minggu (21/6/2026).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa persoalan utama yang dihadapi bukan pada kesiapan pemain, melainkan keterbatasan anggaran dan dukungan pendanaan. Menurutnya, pembinaan sepak bola usia dini membutuhkan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak agar dapat berjalan optimal.

“Kendala terbesar yang kami hadapi adalah pendanaan. Dukungan dari lembaga keuangan, perbankan, maupun perusahaan-perusahaan di Bulukumba terhadap kegiatan pembinaan olahraga masih sangat minim,” jelasnya.

Akmal menegaskan bahwa kemajuan sepak bola Bulukumba tidak bisa hanya dibebankan kepada pengurus sepak bola semata. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, tokoh masyarakat, serta seluruh pecinta sepak bola untuk mendukung pembinaan atlet usia muda.

Ia berharap ke depan seluruh elemen masyarakat dapat bersatu dalam upaya membangun dan memajukan sepak bola Bulukumba agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

“Harapan kami, semua pihak dapat bersama-sama memberikan dukungan demi kemajuan sepak bola Bulukumba. Dengan kebersamaan dan dukungan yang kuat, pembinaan pemain muda akan berjalan lebih baik dan prestasi sepak bola daerah dapat terus meningkat,” pungkasnya.

Absennya Bulukumba pada Piala Soeratin U-15 tahun ini diharapkan menjadi momentum evaluasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem pembinaan serta dukungan terhadap sepak bola usia muda di daerah.

Editor: Admin