Proyek Motor Listrik BGN Disorot, Kantor Pemenang Tender Mendadak ‘Dipagari’ Aparat

SimpulNusantara.com_Jakarta, Kantor PT Yasa Artha Trimanunggal, perusahaan pemenang tender pengadaan motor listrik Badan Gizi Nasional (BGN), mendadak dijaga ketat aparat kepolisian pada Jumat siang.

Berlokasi di kawasan pemukiman padat Jalan Indraloka II, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, perusahaan ini menjadi sorotan publik setelah ditetapkan memenangkan pengadaan 21.800 unit motor listrik untuk kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BGN.

Nilai kontrak pengadaan tersebut mencapai sekitar Rp 1,2 triliun atau setara Rp 42 juta per unit motor.

Sejak pukul 13.00 WIB, sejumlah personel kepolisian berseragam maupun berpakaian sipil bersama seorang anggota Babinsa terlihat berkumpul di lokasi.

Pemandangan kontras bahkan sempat terlihat ketika para petugas menggelar apel di jalan kecil yang dipimpin seorang perwira berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP).

Usai apel, personel menyebar dan berjaga di sekitar perusahaan, termasuk di dekat sebuah warung kelontong, hingga akhirnya meninggalkan lokasi satu per satu sekitar pukul 15.42 WIB.

Saat dikonfirmasi awak Media mengenai keberadaan aparat dalam jumlah besar di lokasi, AKP Madi hanya menjawab singkat bahwa kegiatan tersebut merupakan “pengamanan”.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya dan Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan pengetatan penjagaan tersebut.

Di sisi lain, kebijakan BGN menggelontorkan dana triliunan rupiah untuk pengadaan motor listrik ini menuai kritik tajam warganet yang menilai anggaran negara dihamburkan secara tidak efisien.

Editor: Admin