Anggota DPR RI Hj. Andi Yuliani Paris Sidak Harga Sembako di Pasar Cekkeng Bulukumba Jelang Lebaran

SimpulNusantara.com_BULUKUMBA, Anggota DPR RI Komisi XI, Hj. Andi Yuliani Paris, melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok di Pasar Cekkeng, Kabupaten Bulukumba, dalam rangka mengecek kondisi inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri, Jumat 27 Februari 2026.

 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok yang umumnya mengalami kenaikan menjelang lebaran. Dari hasil pemantauan di sejumlah pasar di Bulukumba, termasuk Pasar Sentral dan Pasar Cekkeng, ditemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, seperti cabai. Namun demikian, kenaikan tersebut dinilai tidak terlalu signifikan.

 

“Hasil pemantauan menunjukkan ada sedikit kenaikan, terutama pada cabai, tetapi tidak terlalu tinggi. Kita berharap inflasi tidak semakin meningkat menjelang hari raya,” ujar Andi Yuliani Paris saat meninjau langsung aktivitas jual beli di pasar.

 

Ia menambahkan bahwa kondisi daya beli masyarakat saat ini perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, stabilitas harga sangat penting agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

 

“Kita berharap daya beli masyarakat bisa meningkat, meskipun ada sedikit kenaikan inflasi,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Andi Yuliani Paris juga berharap Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dapat terus bekerja maksimal dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga yang berlebihan menjelang hari besar keagamaan.

 

Sementara itu, Koordinator Pasar Dinas Perdagangan Kabupaten Bulukumba, Muhammad Idris, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Anggota DPR RI terhadap kondisi pasar di daerah.

 

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Ibu Hj. Andi Yuliani Paris yang turun langsung memantau kondisi harga di pasar. Dinas Perdagangan bersama TPID terus melakukan pemantauan rutin untuk memastikan harga tetap terkendali dan stok bahan pokok aman hingga menjelang lebaran,” ujar Muhammad Idris.

 

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan para pedagang dan distributor guna mengantisipasi lonjakan harga yang tidak wajar.

 

“Kami rutin melakukan peninjauan ke pasar-pasar dan berkoordinasi dengan distributor. Jika ada indikasi kenaikan yang terlalu tinggi, tentu akan segera kami tindak lanjuti agar tidak memberatkan masyarakat,” pungkasnya. ***