SimpulNusantara.com_BULUKUMBA, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Syahruni Haris, menggelar reses di Jalan Baronang, Kelurahan Kalumeme, Kecamatan Ujung Bulu, yang merupakan wilayah pesisir dengan mayoritas warga berprofesi sebagai nelayan, Kamis (12/02/2026).
Kegiatan reses tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat, khususnya nelayan yang selama ini menggantungkan hidup dari hasil laut.
Sejumlah kebutuhan disampaikan warga, mulai dari bantuan alat tangkap ikan yang lebih modern, perbaikan infrastruktur pelabuhan, bantuan bahan bakar, hingga jaminan asuransi dan pelatihan usaha perikanan.
Mulu, salah seorang nelayan yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengaku berharap adanya perhatian nyata terhadap kebutuhan mereka.
“Kami ini hidup dari laut. Kalau alat tangkap lebih bagus dan ada bantuan bahan bakar, tentu hasil tangkapan bisa lebih maksimal. Kami juga butuh jaminan kalau terjadi kecelakaan saat melaut,” ujar Mulu.
Menurutnya, kondisi dermaga dan fasilitas bongkar muat juga perlu diperbaiki agar aktivitas nelayan lebih lancar.
Menanggapi itu, Syahruni Haris menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi nelayan sehingga perhatian terhadap sektor perikanan menjadi sangat penting dalam mendukung ekonomi pesisir.
“Sebagai wakil rakyat, saya berkewajiban mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi para nelayan terkait alat tangkap modern, perbaikan dermaga, bantuan bahan bakar, hingga jaminan sosial menjadi catatan serius yang akan kami tindak lanjuti,” ujar Syahruni.
Ia menekankan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang konkret untuk menyerap dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Nelayan adalah tulang punggung ekonomi pesisir. Kita tidak boleh menutup mata terhadap kebutuhan mereka. Infrastruktur pelabuhan yang memadai, perlindungan asuransi, serta pelatihan usaha perikanan adalah bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan,” katanya lagi.
Sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Bulukumba, Syahruni juga menegaskan bahwa pihaknya mendorong kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil, termasuk nelayan.
“Gerindra berkomitmen hadir bersama rakyat. Aspirasi ini akan kami kawal dalam pembahasan bersama pemerintah daerah agar program yang lahir benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi nelayan,” terangnya.
Ia berharap sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat dapat mempercepat realisasi program yang mendukung keberlanjutan sektor perikanan di Bulukumba.
Namun, apabila kebutuhan tersebut belum terakomodasi dalam regulasi maupun anggaran di tingkat kabupaten, ia memastikan akan melakukan koordinasi lintas tingkatan pemerintahan.
Menurutnya, peran wakil rakyat tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi juga mencarikan solusi melalui jalur komunikasi yang lebih luas.
“Kalau memang regulasi atau anggarannya belum tersedia di kabupaten, tentu kita tidak berhenti di situ. Sebagai perpanjangan tangan masyarakat akan berupaya berkoordinasi dengan pemerintah provinsi hingga ke tingkat pusat agar kebutuhan nelayan ini bisa mendapat perhatian,” beber Syahruni.
Ia menambahkan bahwa sinergi antarlevel pemerintahan menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Kita harus membuka semua jalur komunikasi. Yang penting adalah bagaimana aspirasi masyarakat ini bisa diperjuangkan dan tidak berhenti hanya sebagai catatan reses,” tegasnya.












