SumpulNusantara.com_Bulukumba, Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Gantarang menggelar kegiatan Refleksi Kegiatan Tahun 2025 dan Rapat Kerja Tahun 2026 selama dua hari, 24–25 Desember 2025.
Kegiatan diawali dengan sesi refleksi pada malam hari yang bertujuan mengevaluasi seluruh program kerja Kwarran Gantarang sepanjang tahun 2025. Dalam forum tersebut, pengurus dan andalan melakukan penilaian terhadap capaian program sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala, hambatan, dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan kepramukaan selama satu tahun terakhir.
Memasuki hari kedua, rangkaian kegiatan diwarnai dengan senam bersama yang dilanjutkan outbond dan permainan (games). Kegiatan ini dirancang untuk mempererat hubungan emosional, meningkatkan kekompakan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antar pengurus dan andalan Kwarran Gantarang.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Pengurus Kwarran Gantarang yang difokuskan pada penyusunan dan penetapan program kerja tahun 2026. Penyusunan program tersebut mengacu pada hasil Musyawarah Ranting (Musran) yang dilaksanakan tiga tahun lalu, khususnya program-program yang belum sempat direalisasikan.
Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Kwarran Gantarang karena merupakan tahun terakhir masa kepengurusan periode saat ini. Oleh karena itu, rapat kerja diharapkan mampu menghasilkan program-program yang realistis, terukur, serta berdampak langsung terhadap penguatan pembinaan kepramukaan di tingkat ranting.
Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Gantarang, Zulkifli Hafid, menyampaikan bahwa kegiatan refleksi dan rapat kerja ini merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengurus selama tahun 2025.
“Refleksi ini bukan untuk saling menyalahkan, melainkan untuk melihat sejauh mana program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, sekaligus mengidentifikasi kendala dan tantangan yang kita hadapi bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa hasil refleksi tersebut menjadi dasar utama dalam penyusunan program kerja tahun 2026. Menurutnya, perencanaan program ke depan harus disusun secara realistis, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan pembinaan anggota Pramuka di tingkat ranting.
“Tahun 2026 merupakan tahun terakhir masa kepengurusan Kwarran Gantarang periode ini. Olehnya itu, program-program yang belum terealisasi berdasarkan hasil Musyawarah Ranting tiga tahun lalu harus menjadi perhatian bersama untuk kita tuntaskan,” lanjutnya.
Zulkifli Hafid juga mengapresiasi kekompakan dan semangat kebersamaan para pengurus dan andalan yang terbangun melalui rangkaian kegiatan senam, outbond, dan games.
“Kebersamaan dan kekompakan pengurus adalah kunci utama keberhasilan organisasi. Dengan hubungan emosional yang kuat, saya yakin seluruh program yang telah direncanakan dapat dijalankan secara maksimal,” pungkasnya.












