Berita  

PMI Bulukumba Dinilai “Mati Suri”, Kepengurusan Kerap Berganti tapi Minim Kinerja

Bulukumba, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba kembali menjadi sorotan. Sejumlah relawan dan mantan pengurus menilai roda organisasi kemanusiaan ini tak berjalan sebagaimana mestinya. Meski kepengurusan kerap berganti hampir setiap semester, namun aktivitas dan aksi sosial PMI di tengah masyarakat nyaris tak terlihat.

 

 

Salah satu demisioner kepala markas PMI Bulukumba, Evi, mengaku terkejut saat mengetahui dirinya telah digantikan tanpa pemberitahuan resmi.

 

 

“Saya saja tidak tahu kalau sudah digantikan dengan orang baru, karena tidak menerima surat perhentian. Setidaknya ada pemberitahuan sebelumnya kalau mau diganti,” ujarnya dengan nada kecewa.

 

Kondisi serupa juga dirasakan pengurus PMI tingkat ranting. Mereka mengaku kebingungan untuk menjalankan kegiatan karena tidak ada arahan maupun koordinasi dari tingkat kabupaten.

 

“Kami di ranting pusing juga mau buat apa, sedangkan di kabupaten saja tidak ada kegiatan,” ungkap salah satu pengurus ranting yang enggan disebut namanya.

 

Sementara itu, relawan PMI Bulukumba, Fandi, menilai persoalan ini bukan hal baru. Menurutnya, sistem kepengurusan yang terus diperbarui tanpa diikuti kinerja nyata justru membuat organisasi terkesan “mati suri”.

 

“Sudah lama seperti ini, SK kepengurusan terus berganti tapi tidak ada aktivitas berarti di lapangan,” jelasnya.

 

Ia berharap, kondisi tersebut menjadi perhatian serius PMI Provinsi Sulawesi Selatan untuk turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh.

 

“PMI provinsi harus ambil langkah agar PMI Bulukumba bisa sehat kembali dan benar-benar hadir untuk masyarakat,” tegas Fandi.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak PMI Kabupaten Bulukumba belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut.

Penulis: AzisulEditor: Admin