Musrenbang Desa Bontomacinna Digelar, Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan

SimpulNusantara.com_BULUKUMBA – Pemerintah Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) di Aula Serbaguna Desa Bontomacinna, Selasa (19/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bulukumba, Sekretaris Camat Gantarang, pendamping desa, Kepala Puskesmas Gattareng, PPL Desa Bontomacinna, Ketua dan pengurus BPD Desa Bontomacinna, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat.

Kepala Desa Bontomacinna, H.A. Mulhariddien Djabbar, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Musrenbang Desa merupakan agenda penting dalam menentukan arah pembangunan desa.

“Musrenbang ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi ruang demokrasi bagi kita semua untuk menentukan prioritas pembangunan desa. Saya berharap masyarakat bisa menyampaikan aspirasinya dengan terbuka, karena keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah desa, melainkan juga dari partisipasi aktif seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan desa akan difokuskan pada kebutuhan mendasar masyarakat, baik di bidang infrastruktur, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi.

Sementara itu, Sekretaris Camat Gantarang, Indrawati Amin, dalam arahannya menekankan pentingnya forum Musrenbang sebagai sarana menyusun rencana pembangunan berdasarkan kebutuhan masyarakat.

“Forum ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi wadah partisipasi masyarakat untuk menyampaikan ide, gagasan, dan kebutuhan nyata yang ada di desa. Dengan demikian, program pembangunan yang disusun nantinya benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat, bukan hanya dari pemerintah semata,” jelasnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan konstruktif agar hasil Musrenbang mendukung pembangunan yang berkelanjutan, adil, dan merata.

“Penting adanya sinergi antara pemerintah desa, BPD, pendamping desa, serta seluruh unsur masyarakat. Dengan kebersamaan, kita akan lebih mudah mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Desa DPMD Bulukumba, Andi Rifat, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya sinkronisasi program desa dengan kebijakan pembangunan daerah. Ia juga mengingatkan agar usulan yang diajukan dalam Musrenbang benar-benar prioritas dan sesuai kemampuan anggaran.

“Musrenbang bukan hanya ajang menyusun daftar usulan, tetapi bagaimana kita bersama-sama menetapkan skala prioritas. Usulan yang disepakati hendaknya fokus pada kebutuhan paling mendesak dan berdampak langsung pada masyarakat. Dengan demikian, pembangunan yang dijalankan tidak hanya merata, tetapi juga berkelanjutan,” tegasnya.

Andi Rifat juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawal setiap tahapan pembangunan desa, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. “Partisipasi masyarakat tidak berhenti pada Musrenbang. Kita semua harus terlibat dalam mengawasi agar program berjalan sesuai rencana dan benar-benar memberi manfaat,” pungkasnya.

Penulis: AzisulEditor: Admin