SimpulNusantara.com_Bulukumba, Kabar baik bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba meluncurkan program ATM Pangan Murah untuk membantu masyarakat miskin memenuhi kebutuhan pangan pokok.
Melalui program tersebut, sebanyak 6.800 kupon ATM Pangan Murah disiapkan bagi masyarakat kategori fakir miskin, khususnya kelompok desil 1 dan 2. Setiap kupon memiliki nilai transaksi Rp50.000, sehingga total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp340 juta.
Ketua BAZNAS Bulukumba, H. Kamaruddin Hambali, menjelaskan bahwa ATM Pangan Murah merupakan singkatan dari Alat Transaksi Membeli Pangan Murah. Program ini dirancang sebagai bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata H. Kamaruddin, Minggu (18/10/2026).
Ia menjelaskan, setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Bulukumba mendapatkan alokasi sebanyak 50 kupon ATM Pangan Murah. Adapun daftar calon penerima disiapkan oleh masing-masing kepala desa dan lurah dengan harapan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Masyarakat yang namanya tercantum dalam daftar penerima dapat mengambil kupon tersebut di konter BAZNAS Kabupaten Bulukumba. Kupon selanjutnya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pangan melalui Bulog maupun konter Dinas Pertanian Kabupaten Bulukumba.
Untuk mempermudah akses masyarakat, pengambilan kupon juga dapat dilakukan di lokasi pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik yang digelar di setiap kecamatan. Kupon yang diterima dapat langsung dimanfaatkan untuk memperoleh pangan murah di lokasi kegiatan, sesuai dengan layanan yang tersedia.
Kamaruddin menambahkan, anggaran program ATM Pangan Murah bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS Bulukumba, termasuk kontribusi ZIS dari ASN/PNS Pemerintah Kabupaten Bulukumba.
“Melalui kolaborasi Pemkab Bulukumba dan BAZNAS ini, program ATM Pangan Murah diharapkan dapat memperluas akses masyarakat miskin terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau,” ungkapnya.
Program ini tidak hanya menghadirkan bantuan senilai Rp50.000 bagi setiap penerima, tetapi juga menjadi wujud pemanfaatan dana ZIS untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui sinergi pemerintah daerah dan BAZNAS, program ATM Pangan Murah diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga kurang mampu sekaligus memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bulukumba.












