SimpulNusantara.com_Bulukumba, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bulukumba menerima aksi unjuk rasa yang digelar Cipayung Plus Bulukumba di depan Gedung DPRD Bulukumba, Kamis (25/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan berbagai aspirasi dan kritik terhadap sejumlah kebijakan Pemerintah Pusat.
Aksi diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Umy Asyiatun, didampingi Wakil Ketua II DPRD Syahruni Haris, Anggota DPRD Juandy Tandean, serta Sekretaris DPRD Asnarti Said Culla bersama jajaran Sekretariat DPRD.
Mengusung grand isu “Turunkan Rezim Prabowo-Gibran”, massa aksi menyampaikan tujuh tuntutan utama. Tuntutan tersebut meliputi evaluasi terhadap praktik militerisme, evaluasi total Kabinet Merah Putih, evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penolakan Koperasi Desa Merah Putih, percepatan pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset, penyelesaian konflik agraria, pengendalian inflasi serta harga BBM, hingga peningkatan kesejahteraan guru.
Perwakilan Cipayung Plus Bulukumba menegaskan bahwa tuntutan tersebut merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang diharapkan mendapat perhatian serius dari pemerintah. Mereka juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal berbagai isu kerakyatan.
“Apabila tuntutan-tuntutan kerakyatan ini diabaikan, maka kami bersama seluruh elemen rakyat akan terus berlipat ganda, turun ke jalan, dan menggalang perlawanan demi menyelamatkan masa depan bangsa,” tegas perwakilan massa saat membacakan pernyataan sikap.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Umy Asyiatun, menyampaikan bahwa DPRD menghormati penyampaian pendapat di muka umum sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.
Ia menegaskan seluruh aspirasi dan pernyataan sikap yang disampaikan akan dicatat serta diteruskan kepada instansi maupun lembaga yang memiliki kewenangan sesuai mekanisme yang berlaku.
“DPRD Kabupaten Bulukumba menerima dan menghargai aspirasi yang disampaikan hari ini. Seluruh poin tuntutan akan kami catat dan teruskan kepada instansi serta lembaga terkait sesuai kewenangan yang ada. DPRD pada prinsipnya terbuka terhadap setiap masukan yang disampaikan secara demokratis dan bertanggung jawab,” ujar Umy di hadapan massa aksi.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang kondusif serta mengedepankan dialog dalam menyampaikan kritik maupun masukan terhadap kebijakan pemerintah.
Aksi berlangsung dengan tertib di bawah pengawalan aparat keamanan. Penyampaian aspirasi diterima secara terbuka oleh unsur pimpinan DPRD Bulukumba sebagai bagian dari pelaksanaan hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum.












