Bupati Bulukumba Jajaki Kerja Sama Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan di Tiongkok

SimpulNusantara.com_Tiongkok, Dalam upaya memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melakukan kunjungan kerja ke Tiongkok. Lawatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk menjalin kerja sama internasional dalam rangka mendorong modernisasi pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani.

 

Kepala Bidang Humas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari misi besar Bupati Andi Utta sapaan akrab Andi Muchtar Ali Yusuf dalam membangun kemandirian pangan daerah.

 

“Kunjungan ini dalam rangka menjajaki kerja sama di bidang ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian. Ini adalah langkah nyata memperkuat sektor strategis yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Bulukumba,” ungkap Ayatullah.

 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Andi Utta mengunjungi Kota Linyi, Provinsi Shandong, atas undangan resmi dari perusahaan pertanian terkemuka Tiongkok, Sichuan Quantaitang Chuanbaizhi Industry Co., Ltd. Perusahaan ini dikenal memiliki keunggulan dalam pengembangan teknologi dan inovasi di bidang pertanian modern.

 

Selama berada di Tiongkok, Bupati melakukan pertemuan langsung dengan pimpinan perusahaan untuk membahas potensi kerja sama yang mencakup peluang investasi, transfer teknologi pertanian, hingga adopsi sistem pertanian cerdas (smart farming) yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

 

“Harapannya, melalui kerja sama ini, sektor pertanian di Bulukumba bisa lebih maju, produktif, dan menarik minat investasi yang akan berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup petani,” lanjut Ayatullah.

 

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan kerja ini adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Andi Buyung Saputra, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Thayeb Maningkasi. Kehadiran keduanya menegaskan bahwa misi kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada aspek produksi, tetapi juga penguatan sumber daya manusia dan edukasi pertanian di daerah.

 

Kunjungan ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi transformasi sektor pertanian Bulukumba, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam merespons tantangan ketahanan pangan global dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis teknologi.