SimpulNusantara.com_Bulukumba, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, terus mematangkan persiapan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Memasuki tujuh hari menjelang pelaksanaan upacara, perhatian panitia pelaksana kini tertuju pada kesiapan pasukan pengibar bendera (Paskibra).
Latihan intensif digelar setiap pagi dan sore di Lapangan H. Andi Sultan Daeng Radja, Ponre, Kecamatan Gantarang. Bukan sekadar mengasah ketepatan langkah, latihan tersebut menjadi ajang menguji ketahanan fisik, kedisiplinan, kekompakan, hingga kesiapan mental para anggota Paskibra.
Di bawah arahan pelatih dan pembina, para calon pengibar bendera ditempa melalui latihan baris-berbaris dengan sejumlah variasi gerakan. Setiap detail gerakan diperhatikan secara ketat agar pada saat upacara berlangsung, seluruh pasukan mampu tampil dalam satu komando dan satu irama.
*”Keutuhan barisan menjadi kunci. Tidak boleh ada gerakan yang berjalan sendiri-sendiri,”** demikian arahan yang terus ditekankan pelatih kepada para Paskibra di sela-sela latihan.
Intensitas latihan yang meningkat tidak membuat aspek kesehatan dikesampingkan. Tim medis dari sejumlah puskesmas di wilayah Kecamatan Gantarang secara bergiliran melakukan pendampingan setiap hari di lokasi latihan.
Kehadiran tim medis menjadi bagian penting dari persiapan. Kondisi fisik anggota Paskibra dipantau agar mereka tetap prima di tengah padatnya agenda latihan pagi dan sore.
Bagi panitia, kesiapan Paskibra tidak hanya diukur dari kemampuan menjalankan gerakan secara presisi. Kondisi kesehatan, daya tahan fisik, dan kesiapan mental menjadi satu kesatuan yang harus dipastikan sebelum mereka mengemban tugas pada upacara peringatan HUT RI ke-81.
Di sela-sela latihan, pelatih dan pembina juga terus memberikan penguatan kepada pasukan untuk menjaga konsentrasi dan kekompakan. Mereka diminta tidak mudah kehilangan fokus serta tetap menjaga disiplin hingga hari pelaksanaan.
Ketua Pelaksana HUT RI ke-81 Kecamatan Gantarang, **Saiful Alief Subarkah**, turut memberikan arahan dan motivasi kepada para anggota Paskibra.
Ia mendorong seluruh pasukan untuk menjalani setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh dan tidak menganggap remeh sisa waktu yang ada.
Semangat tersebut menjadi penegasan bahwa tujuh hari terakhir bukan lagi ruang untuk berleha-leha. Setiap langkah, hentakan kaki, aba-aba, dan formasi harus dipastikan semakin matang.
Dengan latihan yang digelar secara konsisten dan dukungan pendampingan kesehatan, Kecamatan Gantarang menargetkan Paskibra tampil optimal pada momentum sakral pengibaran Sang Merah Putih, 17 Agustus mendatang.
Bendera Merah Putih nantinya memang hanya dikibarkan dalam hitungan menit. Namun, di balik prosesi tersebut, terdapat latihan panjang, disiplin ketat, dan tanggung jawab besar yang tengah dipersiapkan para Paskibra Gantarang.












