Perempuan di Era Digital, Kadis Kominfo Bulukumba: Momentum Hari Kartini untuk Bangkit dan Berinovasi

SimpulNusantara.com_Bulukumba, Peringatan Hari Kartini tahun 2026 dimaknai sebagai momentum penting untuk merefleksikan kembali perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mendorong kesetaraan dan kemajuan perempuan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Bulukumba, Andi Uke Inda Permatasari, S.STP., menegaskan bahwa peringatan ini tidak boleh hanya berhenti pada seremoni tahunan.

“Peringatan Hari Kartini bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi momentum untuk mengingat kembali semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan, pendidikan, dan kemajuan perempuan,” ujarnya.

Ia menilai, di era digital saat ini, perempuan memiliki peluang yang semakin besar untuk berkembang dan mengambil peran strategis dalam pembangunan.

“Di era digital, perempuan memiliki ruang yang semakin luas untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam pembangunan, termasuk melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi,” katanya.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah membuka berbagai peluang baru yang memungkinkan perempuan untuk tampil sebagai aktor utama di berbagai bidang.

“Perempuan bisa jadi apa saja pemimpin, kreator, inspirator, bahkan penggerak perubahan dari layar kecil di genggaman,” tegasnya.

Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kecakapan dalam menggunakannya secara bijak.

“Kami mendorong perempuan untuk semakin cerdas dan bijak dalam bermedia digital, terutama dalam menyaring dan membagikan informasi di media sosial,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif.

“Perempuan hari ini tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga agen perubahan yang mampu menyebarkan informasi positif, melawan hoaks, serta menjadi inspirasi di ruang digital,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia berharap momentum Hari Kartini tahun ini dapat menjadi penguat peran perempuan dalam pembangunan daerah.

“Kami berharap perempuan semakin berdaya, percaya diri, dan mampu mengambil peran penting dalam pembangunan, baik di tingkat lokal maupun nasional,” tutupnya.