SimpulNusantara.com_BULUKUMBA, Direktur RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja, dr. H. Rizal Ridwan Dappi, Sp.OG(K), M.Kes. memperkenalkan berbagai layanan yang tersedia di Gedung Pusat Jantung Terpadu (PJT) pada momentum peresmian fasilitas tersebut, Kamis, 12 Maret 2026.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Rizal Ridwan Dappi menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Pusat Jantung Terpadu tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat setelah kunjungan Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan ke rumah sakit tersebut beberapa waktu lalu.
“Karena satu berkah juga dari Allah, berkat kunjungan Bapak Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan. Setelah beliau melihat perkembangan yang terjadi di rumah sakit kita, beliau mengatakan apa yang bisa kami sumbangkan untuk rumah sakit ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, saat itu pihaknya mengusulkan agar RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja memiliki gedung khusus untuk pelayanan pasien jantung.
“Pada saat itu saya mengatakan kepada Pak Jokowi, saya inginkan satu gedung yang khusus untuk melayani pasien-pasien jantung. Karena rumah sakit kita ini merupakan rujukan regional wilayah selatan Sulawesi Selatan dan banyak pasien penderita penyakit jantung yang datang dari kabupaten lain,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Gedung Pusat Jantung Terpadu diharapkan dapat mengurangi rujukan pasien ke rumah sakit di Makassar karena sebagian besar pelayanan dapat ditangani langsung di Bulukumba.
“Dengan adanya Gedung Pusat Jantung Terpadu ini, pasien penderita jantung diharapkan bisa diselesaikan di tingkat Kabupaten Bulukumba tidak lagi dirujuk ke Makassar. Ujarnya;
Ia mengungkapkan, gedung tersebut dilengkapi berbagai fasilitas layanan medis modern, di antaranya poliklinik jantung, ruang cath lab, ruang operasi khusus jantung, serta instalasi gawat darurat (IGD) khusus pasien jantung.
Selain itu, terdapat pula ruang treadmill untuk uji beban jantung, ruang pemeriksaan echocardiography (echo), serta layanan poliklinik eksekutif bagi pasien yang membutuhkan pelayanan khusus.
Direktur RSUD juga menyampaikan bahwa pelayanan poliklinik jantung direncanakan mulai beroperasi pada Jumat, 14 Maret 2026. Untuk mendukung layanan tersebut, tenaga medis dan perawat telah mengikuti berbagai pelatihan di sejumlah rumah sakit di Jakarta maupun Makassar.
“Sedangkan dokter ahli kita, ada satu dokter yang baru menyelesaikan pendidikan jantung intervensi di China yaitu Dokter Deni, dan ada juga Dokter Adri sebagai spesialis jantung. Ke depan kita akan dibantu oleh tiga dokter spesialis jantung,” katanya.
Ia berharap dengan ketersediaan fasilitas dan tenaga medis tersebut, pelayanan penyakit jantung di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja dapat semakin maksimal sehingga masyarakat tidak perlu lagi melakukan rujukan ke Makassar.
Selain itu, RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja juga telah ditetapkan sebagai rumah sakit penerima program KJSU dari Kementerian Kesehatan, yakni pengembangan layanan kanker, jantung, saraf, dan urologi.
Saat ini kapasitas ruang perawatan pasien jantung masih sekitar 16 tempat tidur.
“Namun ke depan pihak rumah sakit berencana menambah ruang perawatan di Gedung Pusat Jantung Terpadu guna meningkatkan kapasitas pelayanan bagi pasien jantung di Kabupaten Bulukumba dan sekitarnya,” tutupnya. ***












