Bawaslu dan Kemenag Bulukumba Sepakat Perkuat Pendidikan Demokrasi di Madrasah

SimpulNusantara.com_Bulukumba, Badan Pengawas Pemilihan Umum Bawaslu Bulukumba dan Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba menyepakati penguatan pendidikan demokrasi melalui kerja sama lintas kelembagaan. Hal tersebut merupakan hasil audiensi yang dilaksanakan Bawaslu di Kantor Kemenag Bulukumba.

Audiensi yang dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026) dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Bulukumba, Dr. H. Abdul Rafiq, serta Anggota Bawaslu Bulukumba, Awaluddin. Audiensi ini menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan Bawaslu dengan Kepala Kantor Kemenag Bulukumba yang baru, sekaligus membahas langkah strategis penguatan demokrasi di lingkungan madrasah.

Dalam pertemuan itu, kedua lembaga sepakat untuk menindaklanjuti kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Ruang lingkup kerja sama meliputi pendidikan politik dan demokrasi di lingkungan madrasah melalui program “Bawaslu Mengajar”, pendampingan proses demokrasi di Madrasah Aliyah khususnya dalam pelaksanaan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Madarasah (OSIM), serta pelibatan penyuluh agama dalam setiap ceramah terkait pencegahan hoaks dan politik uang.

Anggota Bawaslu Bulukumba, Awaluddin, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan pelanggaran pemilu dan penguatan literasi demokrasi sejak dini.

“Madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui program Bawaslu Mengajar dan pendampingan pemilihan Ketua OSIM, kami ingin menanamkan nilai-nilai demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Bulukumba, Dr. H. Abdul Rafiq, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menilai pendidikan demokrasi yang terintegrasi dengan nilai-nilai keagamaan penting untuk membangun kesadaran peserta didik terhadap bahaya hoaks dan praktik politik uang.

“Kami siap bersinergi dengan Bawaslu Bulukumba dalam memberikan edukasi kepada siswa dan melibatkan penyuluh agama untuk menyampaikan pesan-pesan anti hoaks serta anti politik uang dalam setiap kesempatan ceramah,” katanya.

Rencananya, penandatanganan MoU antara kedua lembaga akan dilaksanakan di Kantor Bawaslu Bulukumba dalam waktu dekat sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat budaya demokrasi yang sehat dan berintegritas di Kabupaten Bulukumba.