SimpulNusantara.com_Jakarta, Tragedi kebakaran hebat melanda Gedung Terra Drone, sebuah bangunan tujuh lantai yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu siang. Peristiwa tersebut menewaskan 22 orang karyawan, termasuk seorang perempuan bernama Novia yang diketahui sedang hamil tua saat ditemukan oleh tim penyelamat. Selasa, 9/12/2025.
Asap hitam pekat terlihat membubung tinggi dari bangunan tersebut sekitar pukul 12.30 WIB, memicu kepanikan dan memaksa sejumlah pegawai menyelamatkan diri secara dramatis melalui atap gedung.
Berikut Daftar Korban Tewas
Korban Perempuan
1. Ninda (lantai 5)
2. Pariyem (lantai 5)
3. Novia (hamil) (lantai 5)
4. Nisa (lantai 3)
5. Nazelia (lantai 3)
6. Risda (lantai 3)
7. Assyifa (lantai 3)
8. Della (lantai 3)
9. Siti (lantai 3)
10. Amelia (lantai 2)
11. Vina (lantai 3)
12. Apriana (lantai 5)
13. Tasya (lantai 3)
14. Cynthia (lantai 5)
15. Rosdiana (lantai 3)
Korban Laki-laki
1. Ariel (lantai 5)
2. Chandra (lantai 3)
3. Yoga (lantai 5)
4. Sendi (lantai 3)
5. Reyhan (lantai 5)
6. Insanul Mirza (lantai 6)
7. Saiful (dalam proses identifikasi)
Menurut sejumlah saksi mata, kobaran api diduga bermula dari area lantai satu gedung yang digunakan sebagai ruang penyimpanan peralatan dan baterai pesawat tanpa awak. Ledakan keras terdengar seketika sebelum api membesar dan asap memenuhi bangunan.
Dalam hitungan menit, kepulan asap menutup jalur tangga darurat dan membuat banyak karyawan terperangkap, terutama yang berada di lantai 3 hingga 6.
Dimitri, salah satu karyawan yang berhasil selamat, mengaku sempat mendengar suara letupan dari ruang baterai.
“Saya dengar suara keras dari bawah, setelah itu asap langsung naik ke atas. Tangga darurat tidak bisa dilewati. Banyak yang akhirnya berlari ke atap,” ungkapnya.
Sejumlah karyawan yang terjebak di lantai atas memilih mencari udara segar di atap gedung sambil melambaikan tangan untuk meminta pertolongan kepada petugas pemadam kebakaran yang baru tiba di lokasi.
Petugas pemadam membutuhkan waktu cukup lama untuk menembus asap tebal dan mencapai lantai-lantai tempat para korban ditemukan. Hingga saat ini, proses identifikasi dan investigasi penyebab pasti kebakaran masih berlangsung.












