SMP Negeri 8 Bulukumba Kembali Ukir Prestasi di Kompetisi Inovasi Panrita

SimpulNusantara.com_Bulukumba, UPT SMP Negeri 8 Bulukumba kembali membuktikan diri sebagai sekolah yang konsisten menghadirkan ide-ide kreatif dan bermanfaat. Pada tahun 2025 ini, sekolah yang terletak di Kabupaten Bulukumba tersebut berhasil meraih Juara III Kompetisi Inovasi Panrita melalui program unggulan GEMBUR8 (Gerakan Menanam Cabai dan Sayur).

 

Capaian ini menjadi prestasi kedua setelah sebelumnya, pada tahun 2023, SMP Negeri 8 Bulukumba sukses menyabet Juara I dengan inovasi SIMANIS8 (Sekolah Inovasi Mandiri Usaha 8). Rangkaian kemenangan ini membuktikan komitmen sekolah untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

 

Inovasi GEMBUR8 hadir sebagai gerakan bersama untuk menumbuhkan budaya menanam cabai dan sayur di lingkungan sekolah. Program ini tidak hanya mendorong siswa lebih peduli pada ketahanan pangan, tetapi juga mengajarkan nilai kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

 

Selain itu, gagasan ini selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang mendorong penguatan sektor pertanian, pemberdayaan masyarakat, serta ketahanan pangan lokal. Dengan demikian, SMP Negeri 8 Bulukumba tidak hanya membangun inovasi di internal sekolah, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung program pembangunan daerah.

 

Kepala SMP Negeri 8 Bulukumba Andi Nurwina Pangki menyampaikan rasa bangga atas kerja keras guru dan siswa yang terus bersemangat menciptakan inovasi. “Prestasi ini adalah bukti bahwa siswa-siswi SMP Negeri 8 Bulukumba mampu bersaing dan menghasilkan ide-ide yang berdampak positif. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujarnya.

 

Prestasi ini semakin meneguhkan posisi SMP Negeri 8 Bulukumba sebagai sekolah yang tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, serta kepedulian sosial bagi generasi muda Bulukumba. Keberhasilan tersebut juga tak lepas dari kolaborasi dengan orang tua murid, masyarakat sekitar sekolah, Dinas Pertanian, serta Pemerintah Desa yang bersama-sama mendorong lahirnya inovasi bermanfaat bagi sekolah dan lingkungan.