SimpulNusantara.com_BULUKUMBA, Anggota DPR-RI Komisi VII, Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc, menghadiri Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bulukumba, pada Selasa, 5 Agustus 2025, di Ballroom Kahayya Gedung Pinisi.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 150 peserta, terdiri atas kepala desa, sekretaris desa, bendahara desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bulukumba.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Yuliani tampil sebagai narasumber utama dengan membawakan materi bertajuk Pengawasan DPR-RI terhadap Pelaksanaan Undang-Undang, APBN, dan Kebijakan Pemerintah Terkait Desa. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan Dana Desa yang akuntabel dan transparan.
> “DPR-RI memiliki tanggung jawab dalam mengawasi pelaksanaan Undang-Undang dan APBN, termasuk Dana Desa. Kita ingin memastikan bahwa setiap dana yang masuk ke desa benar-benar digunakan untuk memberdayakan masyarakat, bukan sekadar selesai di laporan,” tegas Andi Yuliani.
Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab aparatur desa tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga moral kepada masyarakat.
“Transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar formalitas. Itu adalah bentuk kepercayaan publik yang harus dijaga. Dana Desa harus memberi dampak nyata di lapangan, baik dari sisi infrastruktur maupun kesejahteraan sosial,” tambahnya.
Andi Yuliani juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang secara konsisten mendorong peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan dan evaluasi berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Bupati Bulukumba, H. Andi Edy Manaf, yang membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti workshop ini dengan sungguh-sungguh.
“Kegiatan ini sangat penting sebagai ruang evaluasi dan pembelajaran bersama dalam upaya membangun desa yang lebih transparan, akuntabel, dan partisipatif. Mari kita wujudkan pemerintahan desa yang bersih dan berpihak kepada masyarakat,” ucap Wabup.
Kepala Dinas PMD Bulukumba dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pembaruan informasi serta menjaring masukan dari desa sebagai bahan perbaikan kebijakan pembangunan desa ke depan.
Workshop ini merupakan bagian dari strategi memperkuat desa sebagai pilar pembangunan nasional. Dengan pengelolaan keuangan yang tertib dan pembangunan yang tepat sasaran, desa diharapkan dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat dari akar rumput.












